6 Etika Keluar Masuk Lift yang Perlu Diketahui

Etika keluar masuk lift adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat modern. Sebab hal ini bisa menjadi cerminan dari sikap dan prilaku Anda. BagiĀ  masyarakat perkotaan, naik lift mungkin sudah menjadi hal yang biasa dilakukan. Apalagi, hari ini nyaris semua gedung seperti pusat perbelanjaan menyediakan lift sebagai sarana untuk memanjakan para pengunjung. Namun, meskipun begitu bagi orang awam naik lift bisa menjadi sebuah moment baru yang luar biasa. Faktanya, tidak peduli Anda adalah orang yang berasal dari kota ataupun desa, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana etika yang baik dan benar saat ingin keluar atau masuk lift. Oleh karena itu, beberapa panduan naik lift di bawah ini bisa menjadi salah satu referensi bagi Anda.

  1. Berdiri di Sebelah Kanan Pintu Lift

Jika Anda berada dalam situasi sedang menunggu lift, maka sebaiknya berdiri di sisi sebelah kanan dari pintu lift. Hal ini perlu dilakukan guna memberikan jalan kepada orang yang keluar dari lift. Jika Anda berdiri tepat di tengah pintu, maka saat pintu terbuka orang yang ingin keluar akan menjadi kesulitan. Dan tentu saja ini akan membuang waktu lebih banyak untuk hal tidak penting.

  1. Bersikap Sopan

Ketika hendak naik lift, sebaiknya Anda menerapkan sikap sopan santun. Sebab lift adalah fasilitas publik sehingga akan ada banyak orang yang menggunakannya. Salah satu sikap sopan ini bisa Anda tunjukan misalnya dengan tertib dalam antrean dan tidak langsung mendesak masuk ketika lift sedang penuh.

  1. Ikhlas Membantu

Salah satu etika keluar masuk lift adalah memberikan bantuan dengan ikhlas. Jika Anda sudah di dalam lift dan berdiri di dekat tombol, maka jangan merasa tersinggung jika ada orang yang meminta bantuan pada Anda untuk menekan tombol.

  1. Tidak Membuat Keributan di Dalam Lift

Saaf berada di dalam lift, usahakan untuk menjaga sikap setenang mungkin dan tidak membuat kerusuhan sekecil apapun. Diantaranya adalah; jangan bersendawa, jangan buang gas, jangan menelepon dengan suara super keras seakan dunia adalah milik sendiri, jangan SKSD atau sok kenalĀ  sok dekat, jangan bergerak kesana-kemari apalagi saat posisi lift sedang penuh. Hal ini akan menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain yang satu lift dengan Anda. Mereka mungkin juga akan berpikir bahwa Anda norak dan kampungan.

  1. Memberi Ruang Kepada Orang Lain

Jika Anda berada di posisi depan ketika berada di dalam lift, maka bergeserlah ke belakang saat ada orang lain yang ingin masuk. Jangan memonopoli hanya karena merasa tidak ingin merasa gerah. Sebab ruang lift sangat terbatas, dan dibutuhkan kesadaran diri untuk bisa berbagai lift dengan orang lain.

 

  1. Menghadap ke Depan

Ini merupakan hal yang harus Anda perhatikan saat naik lift. Pastikan bahwa Anda akan menghadap lurus ke depan dan bukan ke samping atau belakang hanya supaya bisa bercermin. Hal ini akan sangat mengganggu orang lain yang ada di dalam lift bersama Anda.

  1. Keluar Dengan Cepat

Ketika sudah tiba di lantai yang Anda tuju, maka usahakan untuk segera keluar supaya orang lain yang sudah antre di depan pintu bisa langsung masuk. Jika Anda berada di bagian belakang, maka bisa mengucapkan kata “permisi” supaya orang di depan Anda bergeser Dan memberi jalan keluar. Dan demi menjaga etika keluar masuk lift yang benar, maka lakukan hal ini dengan tertib dan tenang demi kenyamanan bersama.