Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku

Aku selalu bersyukur dan merasa bahagia hidup bersama keluarga kecilku, mereka adalah istriku tercinta dan anak-anakku tersayang. Meski tak sesempurna kehidupan orang lain yang telah memiliki segalanya, aku menganggap apa yang aku miliki lebih dari cukup.

Keluarga

Meski demikian, terkadang aku bermimpi dapat memiliki semua yang aku inginkan yaitu kehidupan yang lebih baik dari saat ini, hal ini bukan berarti aku tidak puas dengan semua yang telah kumiliki.

Bukankah setiap orang boleh bermimpi tentang apa pun? Harapanku adalah keluarga kecilku dapat menikmati hidup yang sempurna. Bukan tanpa alasan, semua ini kuharapkan karena aku sangat menyayangi mereka bahkan melebihi terhadap diriku sendiri.

Sebagai laki-laki, ayah dan kepala keluarga yang baik, aku harus dapat membimbing keluargaku. Namun sebelum hal itu kulakukan, maka aku harus dapat membimbing diriku sendiri menjadi pribadi yang baik dan teladan untuk mereka. Hidup ini terlalu singkat jika digunakan untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna apalagi sesuatu yang tidak benar.

Pikirkanlah, saat kita sakit, siapa yang akan merawat kita? Saat kita tua, siapa juga yang akan menuntun kita? Tentu saja mereka adalah keluarga kita. Untuk itu, selagi aku bisa berdiri dengan tegak diatas kedua kakiku, aku akan selalu berjuang keras membuat mereka bahagia sebelum kelak di masa tua aku justru menerima bantuan mereka karena ketidakberdayaanku melawan usia.

Aku akan selalu ada untuk keluargaku, begitu pula mereka selalu ada untukku. Aku merasa bahagia memiliki mereka, tak dapat kuungkapkan kebahagiaan itu melalui tulisan seberapa pun panjangnya. Meski disibukkan oleh pekerjaan, aku berusaha untuk selalu dapat membagi waktu bersama keluarga.

Ketika hari libur, tak boleh bagiku untuk tidak mengisi waktu tersebut bersama mereka. Apa yang dapat aku lakukan untuk membuat mereka bahagia tak lain adalah dengan meluangkan waktu yang aku miliki. Namun, tidak ada sesuatu pun yang dapat dicapai dengan mudah, meski terlihat sederhana, menyempurnakan kebahagiaan keluarga tidaklah seperti membalikkan telapak tangan.

Harus ada komitmen dan kerjasama satu sama lain diantara anggota keluarga. Kerjasama tersebut berupa mengerti kondisi masing-masing yang mana setiap anggota keluarga memiliki peran tersendiri. Seorang ayah bertugas mencari nafkah, seorang ibu bertanggung jawab terhadap bagaimana cara mendidik anak, sementara anak berkewajiban mematuhi perintah orang tua. Hidup akan terasa indah dan harmonis jika semua hal dapat berjalan secara selaras.

Keluarga adalah cerminan keindahan di dalam dunia. Keutuhan keluarga akan semakin kokoh manakala berdiri diatas pilar-pilar cinta yang kuat. Kasih sayang antara anggota keluarga bagaikan akar bagi sebuah pohon. Semakin besar keluarga yang kita miliki, maka akan semakin besar pula kasih sayang yang dibutuhkan agar keutuhan keluarga tidak akan tumbang seperti pohon besar namun memiliki akar-akar yang rapuh.

Untuk membangun keluarga besar yang kokoh, harus dimulai dari belajar saling menyayangi diantara keluarga kecil kita. Bagiku, keluarga kecilku adalah nafasku, lentera hidupku dan aliran nadi darahku. Tanpa mereka, tubuh ini bagaikan mati tak bernyawa.

Untuk keluaraga kecilku yang aku cintai, aku harap kita semua dapat menjalani hidup dengan bahagia selamanya diatas apa pun yang terjadi. Dengan kita selalu bersama, maka tak akan ada kesempatan bagi sebuah kehancuran untuk datang mendekati apalagi menyentuh kehidupan kita.