Olahraga Terbaik Khusus Penderita Jantung Koroner

Percaya atau tidak serangan jantung pertama saya alami ketika saya berumur 30 tahun, usia yang terlalu muda untuk menderita penyakit semacam ini. Mungkin hal itu disebabkan oleh gaya hidup dan faktor keturunan, ayah saya meninggal dunia karena penyakit jantung koroner yang dideritanya.

Detak Jantung Manusia

Ketika mengalami serangan jantung, banyak orang tidak percaya bahkan dokter umum sempat salah mendiagnosa saya. Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis didukung dengan rontgen, EKG, dll, akhirnya hal yang paling saya takutkan benar-benar terjadi, saya mengalami gangguan jantung koroner seperti yang dialami oleh almarhum ayah saya.

Hal pertama yang saya pikirkan adalah mungkin inilah akhir dari hidup saya dan saya telah merelakan itu, bahkan saya sempat menulis pesan melalui surat wasiat. Berbagai macam obat-obatan yang harganya mahal sengaja saya buang karena merasa obat tersebut tidak begitu dapat membantu, namun sebaiknya anda tidak melakukan hal serupa seperti yang saya lakukan karena memang saat itu saya sudah putus asa.

Tapi siapa sangka itu adalah serangan jantung pertama dan saya harap sekaligus yang terakhir karena 5 tahun setelah kejadian tersebut ternyata saya tidak pernah mengalaminya lagi sampai saat ini. Bagaimana bisa? Karena saya rutin berolahraga serta merubah total gaya hidup dan pola makan.

Disini saya tidak akan berbagi jenis olahraga menurut para pakar, akan tetapi olahraga sesuai pengalaman yang saya lakukan selama ini. Namun sebelumnya, hal penting yang perlu anda ketahui bahwa setiap penderita jantung koroner memiliki kemampuan fisik yang berbeda-beda, jadi tidak ada pedoman pasti olahraga yang sesuai untuk penderita jantung secara global karena hal itu mengacu pada individual masing-masing.

Jika anda mampu melakukannya, berikut adalah jenis olahraga khusus yang cocok bagi anda yaitu berjalan, lari-lari kecil, bersepeda dan olahraga lain yang melibatkan kardiovaskuler. Setiap olahraga harus diawali dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan. Jangan pernah melakukan aktivitas berat secara mendadak dan jangan memaksakan kemampuan tubuh jika anda tidak mampu melakukannya karena hal itu dapat mengakibatkan gagal jantung serta kematian mendadak.

Dari beberapa informasi yang beredar mengatakan bahwa olahraga dapat memperbaiki keadaan pembuluh darah kita hingga bermanfaat mengikis penyumbatan arteri secara perlahan. Pada dasarnya penyumbatan di pembuluh darah dapat terjadi pada bagian tubuh manapun. Jika terjadi pada area jantung maka memungkinkan terjadinya serangan jantung, jika pemyumbatan berada di area leher atau otak maka bisa mengakibatkan stroke dan jika terjadi pada organ vital reproduksi pria dapat mengakibatkan impotensi atau disfungsi ereksi sementara hingga permanen.

Selain olahraga, penderita jantung koroner wajib merubah pola makan dan gaya hidupnya. Jika anda perokok, matikan rokok sekarang juga. Jauhkan diri dari alkohol serta makanan yang mengandung kolesterol jahat atau lemak jenuh. Makanan yang baik dikonsumsi adalah jenis makanan yang mengandung banyak magnesium, karena magnesium yang biasa terdapat pada ikan, kacang dan sayur ini bermanfaat membuat detak jantung stabil serta mengurangi penyumbatan pada pembuluh darah.